Satu Tahun Sudah Ngeblog Disini

Kemarin blog ini resmi berusia satu tahun, ternyata ada notifnya wkwk. Atau mungkin karena aku ngeblognya nyambung dengan jetpack? Biasanya di wordpress.com memang rutin pop up pemberitahuan anniversary.

Gaya Penulisan

Sudah setahun, bagaimana rasanya gaya penulisanku? Ya, ada kemajuanlah disana-sini. Kalau bilangnya nggak ada kemajuan namanya nggak menghibur diri😁😁

Di awal blog ini dibuat, niatannya untuk catatan pelatihan yang bisa di sharing buat teman-teman seperguruan kung fu di dunia nyata.

Jadi saat ada kawan yang nanya,

“Eh, yang kemarin nyatat nggak?”

Voila…tinggal aku kasih link.

Sampai yang ngajar juga suka dan posting alamatku ini di media sosialnya. Akhirnya aku semangat, deh, menulis catatan disini, yang kemudian digabung dengan tulisan-tulisan lain yang sifatnya lebih personal dari wordpress gratisan.

Berguna juga buat aku karena dengan menuliskan jadi tambah ingat lagi materi-materi lama. Maklum belantara praktek suka membuat kita jadi amnesia.

Mungkin itu sebabnya dari awal gaya menulis aku mungkin terkesan berat bagi beberapa orang, ya bisa dimaklumin karena awalnya untuk catatan hasil pelatihan atau sharing. Bukan untuk umum.

Semakin kemari, aku memutar otak, gimana caranya agar selain bisa dibaca ulang oleh teman-teman seperguruan di dunia nyata, tapi bahasanya nggak njelimet sehingga bisa dinikmati umum juga?

Pelan-pelan aku mencoba menuju ke sana, sambil di-selang-seling pos lain.

Lumayan, sih. Maksudku nggak seperti dulu lagi yang pek ketiplek kayak materi anak kuliahan. Kawan seperguruan juga ber-AHA saat aku menyinggung topik yang kita sudah sama-sama taulah hihihihi😁

Cuma yang masih sulit dihilangkan adalah aku selalu menulis dari sudut pandang orang pertama tokoh sampingan.

Duh panjang-panjang nulis kok berakhir jadi sampingan ya. Nelangsa nian πŸ˜‚

Sementara aku lihat teman-teman blogger lain banyak yang menulis dari sudut pandang orang pertama betulan. Aku sadar, bahwa blogku selama ini memang tidak sepenuhnya personal, karena lebih banyak ke unsur edukasi. Dan dari situ unsur yang banyak dikedepankan adalah pengamatan.

Alias nggak penting apa yang aku rasain. Mau lagi jadi si Sadness, Joy, Anger, atau Disgust..

Pertanyaannya..

Apakah aku perlu mencoba menulis dengan sudut pandang orang pertama dan menambah dengan sentuhan personal yang banyak?

Bisa saja selama nggak menyimpang dari benang merah blog ini sejak dibangun, yaitu soal kesederhanaan dan esensi…

Apakah aku perlu juga mengubah gaya menulis, misalnya menambahkan unsur drama kehidupan sehari-hari?

Hmmm….jujur agak susah itu, soalnya tema blog ini saja mindfulness, kalem, moderate…moodnya beda. Kamu akan merasakan itu bila pernah punya blog dengan niche berbeda-beda. Rasanya seperti salah tempat. Ibarat kita pengin ngemil dan mager tapi kitanya lagi di gym.🀣

Awalnya pernah berkobar-kobar buat nulis curhatan. Begitu mau submit malah jadi nganalisa diri sendiri harusnya kan gini lalu gitu. Terus baca-baca tulisan sendiri. Lalu malu sendiri.

Kumaha atuh. Gagal deh πŸ˜‚πŸ˜‚

Menurutku saat menulis kita selalu punya kekurangan dan kelebihan. Aku bisa membuat agar kekuranganku tidak jatuh ekstrim, tapi apakah aku perlu menggali lebih sehingga aku jadi penulis yang serba bisa, ibaratnya jadi Jack of all trades?

Terkadang Jack all trades means master of none.

Jadi aku memutuskan untuk lebih mempertajam kelebihanku dan tidak perlu merubah gaya penulisan bila itu artinya menjadi orang yang bukan diriku.

Be proud of your writing style. Explore it. Be the master.

Daripada mupeng ke kiri ke kanan melihat tulisan orang lain yang kelihatannya lebih baik. Otot yang dilatih padahal sudah berbeda dari awal.

Rajin Kunjungan Balik dan Blogwalking

Lebih dari dua bulan ini aku keluar dari zona nyaman dan mulai lebih aktif posting plus blogwalking. Biasanya? Kayak orang liburan di pantai saja…bobok-bobok chantique nunggu ada notif datang…

Eh, nggak juga, ding. Aku sering juga posting di berbagai komunitas yang kuikuti. πŸ™„

Sayangnya waktuku terbatas, jadi kalau posting di media sosial, waktu untuk kunjungan balik dan blogwalking terpotong. Akhirnya aku balik, prioritasku kembali ke kunjungan balik dan blogwalking. Ya, aku kembali ke esensi awal ngeblog, jauuh sebelum era media sosial.

Dan setelah aku pikir-pikir luar biasa, ya teman-teman yang bisa menjalankan semua, ya posting di media sosial, blogwalking, kunjungan balik, dsb. Belum bila punya “tanggungan” lain seperti Vlog. Kadang aku perlu belajar banyak dari manajemen waktu mereka.

Cuma aku belum merasa perlu memaksakan diri juga. Prioritas ngeblogku lebih banyak unsur hepi-hepi-nya. Prioritas sekian dari prioritas lain di dunia nyata yang nggak boleh diganggu gugat. Saklek.

Bagiku saat orang lain bisa mengambil manfaat dari tulisanku, rasanya sebagian besar tujuan sudah tercapai.

Terima kasih sudah sedia membaca blog Life Essentially ini. πŸ˜ƒ
I wish you all a happy life.πŸ˜„

====

Bagaimana gayamu selama ini dalam menulis?

Bagaimana caramu mempromosikan tulisanmu?

44 Comments

  1. Selamat merayakan satu tahun blognya mbak Phebie.
    Semoga makin rajin posting dan semakin sukses. Aamiin
    Saya sangat menyukai gaya kepenulisan Mbak Phebie. Asik tapi selalu tersembunyi hal-hal yg bisa dipelajari.

    Tulisan saya malah gak dipromoin Mbak 🀭beruntung ada follower yg mau baca jadi ketolong blogku ada yg baca 😬

  2. Selamat Ultah yah.. udah setahun yah, kayaknya baru beberapa bulan. Kalau yang satu lagi itu yang tentang Paris aku sudah kenal lama dan sering bolak balik , tulisan terakhir yang kubacca bahas tentang tempat yang di Da Vinci Code digambarkan dekat taunya lokasi sebenarnya jauh.. Cuma kalau yang ini aku baru tahu belum lama.. kupikir memang cuma ada satu..

    Btw, soal gaya menulis mah, tergantung nyamannya Phebie saja. Hahahaha.. masing-masing punya jalan dan cara.

    Tapi, saya sendiri senang mencoba sesuatu yang baru karena dnegan gitu saya memperkaya khasanah pengetahuan saya.

    Memang ada resikonya seperti kehilangan cara khas diri sendiri, tetapi kalau ditangani dengan baik, saya rasa daripada bercampur, kita bisa memiliki 2 gaya yang berbeda. Resiko saling mempengaruhi sih tetap ada, tetapi ternyata bisa.

    Kebetulan, mau tak mau karena saya punya banyak blog, saya tidak bisa hanya punya satu gaya. Masing masing punya tujuan yang berbeda, jadi saya harus punya beberapa agar bisa mampu menyesuaikan dengan karakter masing-masing blog.

    Anyway, hepi bersday buat blog Life Essensially, semoga bisa terus memberikan karya dan semoga membawa kebahagiaan bagi bloggernya

    Aaamiiin

    • Terima kasih mas Anton doanya. Masih seumur jagung blog ini πŸ˜… Amin.

      Surprise, hahaha ternyata mas baca blog saya yg Jetais Parisienne. πŸ˜‚ Maklum belum ketemu komentar mas disana.

      Iya pos di atas refleksi dan kesimpulan buat saya. πŸ˜… Orang lain bisa beda gpp.

      Memang penulis fiksi atau multiblog tantangannya harus berlatih menjadi “orang lain” atau menyesuaikan dengan target pembaca. Tapi menurut saya writing style nya itu tetap sama.πŸ˜…

      Sebagai contoh Dee Lestari dan JK Rowling (Robert Galbraith). Walau mereka di setiap judul buku tema dan gaya bercerita beda, tetap ada style yang nggak bisa dihilangkan hanya punya mereka.πŸ˜ƒ

      Semoga bisa menemukan karakter buat masing-masing blognya mas πŸ˜„

  3. Happy Anniversary Life Essentially πŸ’πŸ’

    Udah setahun aja ya mbaa haha, tbh, first impression aku waktu baca blog mba dulu emang rada materi kuliahan, tapi semakin kesini semakin nggak tapi masih ada hahaha, gimana bilangnya ya tulisan mba Phebie “So mba-mba lah” maksudnya itu kayak mba-mba ngasih nasehat gitu, oalaah bahasa aku apaansih, pokoknya gitu deh mba, susah jelasinnya πŸ˜‚πŸ˜‚

    Gaya penulisan emang beda-beda ya mba, karena itu mewakili diri dan karakter kita juga. Lastly, happy blogging and blogwalking mbaa.

    • Makasih mbak Sovia 😁 Amiin.

      Suka kalau di reply mbak Sovia karena banyak sekali masukan balik yang saya dapat.

      ((Terjengkang karena ngikik))

      Mbaak memastikan saja itu so mba-mba nya akhirannya pakai “k” bukan “h” kaan πŸ˜… #harap2cemas🀣

      Iya sengaja yah, karena dulu kan dibaca pengajar dan kawan2 seperguruan..πŸ˜…
      Moga2 setelah ada new normal jadi lebih berkurang kebiasaan “pelajaran”nya…eh apa hubungannya ya.

      Bener kembangkan saja style yg sudah ada mbak. Hidup itu so singkatπŸ˜…πŸ˜

  4. Selamat ulang tahun yaaaa ampunnnnnn….

    Blognya enak dibaca. Tahu-tah abis aja kalau baca.

    Emmmm promosi? Jarang sih promosi. Apakata algoritma dan orang nyasar aja 🀣🀣🀣🀣

  5. Happy 1st birthdayyyyy untuk blognya mba Phebie yang isinya daging semua tanpa lemak kalau kata anak sekarang 😍 heheheehehe. Dari pertama kali BW ke blog mba langsung suka sama tulisan mba, karena meski yang dibahas itu deep tapi cara penyampaiannya mudah dicerna dan menyenangkan untuk dibaca πŸ˜†

    Plus asiknya seperti ketemu teman untuk berbagi sudut pandang dan pengalaman. Nggak merasa digurui jadi terasa nyaman membaca satu persatu kalimat yang disuguhkan. On top of that, ada banyak makna yang bisa ditangkap dan membuat saya lebih paham hal-hal yang tadinya saya nggak paham maksud dan istilahnya πŸ™ˆ semoga mba Phebie semakin semangat berbagi ilmu dan pengalaman yang mba punya, dan tetap nyaman menulis sesuai dengan gaya tulisan mba 😍

    • Terima kasih mbak Eno…

      Saya juga senang dapat pengunjung yang bisa berbagi pandangan pengalaman yang banyak dan unik seperti mbak.

      Serius banyak yang unik-unik lho sampai saya kadang berpikir…lho kok bisa diterapkan disini ya. πŸ˜€ Nice.

      Hihi berarti weekend harus cheating nih karena hari biasa kan daging tanpa lemak πŸ˜€ (Ini kok saya jadi tercurcol diet )

      Amin…amin…amin…sama-sama mbak Eno juga ya..

  6. Selamat ulang tahun untuk blog Life Essentially. Semoga yang punya blog semakin semangat menulisnya.

    Saya sendiri sudah beberapa kali berkunjung ke sini, dan gaya tulisannya menarik. Menggunakan kata-kata yang sederhana jadi mudah dicerna dan enak dibaca.

    Mungkin karena saya sendiri di blog memilih untuk menggunakan kata-kata yang baku dan cenderung formal, jadi kalau berkunjung ke blog yang penyampaiannya sederhana tapi lugas seperti di sini, saya merasa ada nuansa yang berbeda.

  7. Pertama saya ucapkan selamat ulang tahun yang pertama buat blog life essential. Semoga makin semangat dalam berkarya.

    Soal gaya penulisan menurutku kalo sudah bagus dan kita nyaman kenapa harus diubah. Tapi jika memang ingin tantangan agar lebih bagus boleh saja sih, tapi kalo saya orangnya malasan jadinya ngga pernah mengubah gaya tulisan blog.

  8. Selamat ulang tahun Life Essentially! 🀩
    Dari blog Kak Phebie, sedikit-sedikit menambah insight aku akan kehidupan dari sudut pandang yang berbeda dan aku juga suka dengan cara penyampaian Kak Phebie, enak dibaca dan tidak terkesan menggurui.
    Semoga Kak Phebie selalu semangat untuk berbagi yaaa πŸ€—

  9. Selamaaaaaat sudah setahun blognya mba :D. Aku udh brp THN ga prnh merhatiin lagi usia blogku hahahahahha. Ingetnya cuma 2012 aja, tp itu juga blog yg lamaaaaa, sebelum pindah ke wordpress πŸ˜€

    Btw, ga usah diubah gaya penulisan mu. Masing2 orang toh ada gaya menulis sendiri. Tetep pakai aja yg menurut mba paling nyaman .

    Kalo blogku sendiri, aku LBH milih gaya story’ telling sih, drpd yg terlalu formal. Hanya sekedar menuliskan bagian2 penting suatu destinasi , cara kesana, Ama biaya, menurutku ga pas kalo buatku. Makanya aku coba menceritakannya sesuai dgn yg aku rasain aja.

    Kalo tempatnya bagus, aku bilang bgs, kalo jelek, ya jujur aja.

    Kalo untuk promosiin tulisan2 yg baru, aku biasanya share di FB dan IG, ato komunitas blogging yg aku ikutin :D. Bisa juga dari WAG blogger yg srg ngadain BW.

    Tapi sbnrnya paling banyaaaaaaak, itu aku promosiin dari inisiatif BW yg aku lakuin sendiri. GPP kalo orangnya ga mau BW balik, toh pada dasarnya aku suka baca. Dan biasanya yg aku BW in memang blog2 yg aku suka isinya. Jd ga ada keterpaksaan untuk komen di sana, dan mengharapkan BW balik :D.

    • Iya mbak Fanny, terima kasih

      Wuah dari 2012 udah ABG kalau itu manusia hihihi. πŸ˜€

      Saya suka kok blog traveling yang gayanya storytelling….jadi seolah-olah kita juga hadir disana cuma lewat kacamata penulis.

      Wuih lumayan banyak tempat promosinya ya….ada WAG juga πŸ˜€ Saya blogwalking banyak baru belakangan ini karena memang suka baca juga, mbak. Enaknya jadi lebih sering nemu harta karun tulisan-tulisan yang apik…

  10. Wowwww, kereenn, nyatat di blog, langsung kasih link πŸ˜€
    Saya bahkan nyatat pengalaman saya, trus ada yang nanya, saya kasih link blog, eh nanya lagi ke saya wakakakak.
    Jadilah saya bikin blog ya gegara pengen nyimpan momen, terlebih saya suka banget nulis.

    Ternyata, lama-lama malah bisa menghasilkan duit, ini mah semacam hobi dan dibayar πŸ˜€

    Btw selamat ultah yaaa blognya.
    Luar biasa sih menurut saya blog ini, temanya stabil.

    Mungkin juga karena gaya menulisnya yang selalu punya ciri khas.

    Kalau gaya menulis saya, curcoollll hahaha.

    Entahlah, saya selalu merasa kalau saya ini introvert, karena sejujurnya saya menyukai hal-hal yang sepi, saya suka tempat yang sepi, saya suka punya banyak waktu untuk diri sendiri, dan saya merasa tercharge jika menikmati kesendirian itu.
    Meskipun saya juga nggak menolak bersosialisasi, suka ngumpul juga.

    Kalau promosi tulisan, jujur saya masih on off, hahaha.
    Kadang kalau lagi rajin eh maksudnya waktunya memungkinkan, saya share di semua medsos saya, di beberapa grup, di beberapa komunitas.

    Tapi kalau memang beneran belum bisa, saya nulis aja.
    Bahkan balas komen terabaikan hahahah.

    Secara umumnya sih saya share blog saya di semua medsos, dan tentunya blog walking.

    • Hiya mbak Rey 😁 terima kasih ucapannya. Haha justru saya demi menghindari banyak ditanya detail..

      Haha syukurlah kalau stabil….krn memang salah satu temanya juga (sok) balance 😁 ..ceritanya haha..

      Hebat mbak Rey bisa banyak pos di medsos dan blogwalking. Apalagi medsosnya banyak πŸ˜ƒ..

  11. Happy first anniversaryyy untuk blog Mba Phebie tercinta πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰

    Wah aku baru tau lho ternyata tujuan awal blog ini untuk mencatat materi-materi pembelajaran yaa. Maklum, soalnya baru-baru ini aku main ke sini, nggak sempat komentar semua tulisan tapi berusaha untuk membacanya satu per satu. Soalnya topiknya menarik, dan cara Mba Phebie menyampaikannya juga nggak ngebosenin. Malah aku kira Mba ini dosen πŸ˜†

    Idem sama Mba Fanny, nda perlu diganti gaya menulisnya, Mbaa. Begini aja udah enak kok bacanya. Eh tapi kalau untuk ajang eksperimen gapapa juga, sih. Biar menantang diri sendiri juga ya 😁

    Tetap semangat berbagi dan menulis ke depannya, ya Mba! Sukses selalu untuk Life Essentially ❀️

    • Maaciiiih mbak Jane πŸ˜πŸ˜ƒ
      Waah amiin amiin jadi dosennya wkwk πŸ˜ƒ#yangpentingpandiaminin

      Iya paling nanti tinggal eksperimen dikit😁 menambah slice-of-life atau cerita2 biar enggak bosan πŸ˜ƒ

      Makasih sekali lagi ucapannya mbak. Jadi semangat nih πŸ’ͺπŸ’ͺ

  12. Yang pertama happy birthday untuk blognya mbak..
    Pas ibarat lagi pengen ngemil tapi kita berada di tempat gym 🀣🀣🀣

  13. Selamat ulang tahun yg pertama utk life, essentially nya Mba Phebie. Salam kenal, saya ghina tau blog ini dr mba Rahma. Hihi

    Saya jg seeing me pertanyaan gaya menulis saya Mbak. Pernah ada temen bilang ‘aku suka ya tulisan yg agak ilmiah gt, maaf tp tulisanmu kayak org lagi ngmg aja’. Meski itu masukan, tp terngiang mulu di kepalaku.

    Saya merasa blog itu personal jd ya nunjukin kekhasan pemiliknya. Kadang tulisannya kayak org lg ngmg, tp kalo abis baca2 buku gt kebawa jg gaya penulisannya.

    Lalu ribet sendiri deh. Ah, padahal yg pntg kan yg disukai oleh kita ya Mbak

    • Makasih mbak Ghina πŸ˜€ terima kasih kunjungannya, lho.

      Ya masukan dari temen bagus utk bahan introspeksi dan analisa, cuma mau gimana ke depan kan yg jalanin kita ya. Pilih yang dirasa nyaman di hati saja. Yg penting semangat gak kendor.

      Suatu saat pasti akan ada yg suka dengan gaya tulisan kita…πŸ˜€

  14. kelewatan ga baca post ini
    baideweiiii selamat ulang taun yang ke 1 buat lifeessentially
    nggak disangka ya sekarang bisa sejauh ini, seneng bisa ketemu mba phebie
    intinya tetep tulis aja sesuai keinginan

Leave a reply