Minimalis Memotret Maksimalis

Memfoto minimalis adalah pelepasan ekspresi kreativitasku yang paling mindfulness. Tentu saja karena sifatnya agak seni ini bukan untuk semua orang, yaπŸ˜€

Namun, salah satu kendala di masa pandemi ini aku agak sulit menemukan ruang yang pas untuk memotret outdoor ala-ala minimalis.

Seperti ini misalnya.


atau



Ok yang terakhir not so minimalis sebetulnya. πŸ˜‚ maaf, belum ngubek-ngubek stok foto lagi.

Intinya adalah dengan adanya PSBB ruang publik seperti tempat wisata dsb dibatasi. Tapi sebagai gantinya, tempat-tempat incaran-dengan background yang potensial- tumpah ruah manusia seperti cendol! 🀣 Nggak mungkin juga kan orang segambreng kuminta minggir supaya bisa dapat background yang neat? πŸ˜‚

Akhirnya aku dengan sangat berat hati terpaksa meng-hermit-kan diri sendiri dulu dan memfoto indoor saja. Karena rumah identik dengan kebutuhan perut ya apalagi obyeknya kalau bukan makanan πŸ˜‚#rakus

Tidak mencoba bergaya minimalis tentu saja, karena obyek makanan kecil di tengah sebuah negative space akan terlihat ajaib dan kurang menggiurkan πŸ˜‚

Setidaknya masih ada unsur minimalis dari segi kuantitas, sebab aku lebih suka penataan yang rapi tanpa ada messy.

Ini contoh foto yang dulu aku ambil…perhatikan, unsurnya dikit ya?



Karena satu dan lain hal, belakangan ini aku memecut diri sendiri untuk mencoba memotret dengan gaya yang agak-agak “beda”.

Yaitu mencoba menambahkan unsur benda-benda yang banyak, dengan kondisi “messy” alias berantakan.πŸ€”

Et voila…



Yang kanan aku lebih fokus di editingnya, ya.πŸ˜…

Sekarang…bagaimana perasaanku saat proses pemotretan dan pengeditan?

Jujur…kugemas. πŸ˜‚πŸ˜‚

Kepenginnya tangan ini ingin mengurangi saja dan merapikan. Tapi jadinya malah kaku dan nggak natural. Ya, bukan sesuatu yang bisa ditawar-tawar memang.πŸ˜‘

Mungkin untuk mencoba hal baru itu aku harus belajar mengadopsi filosofi Hygge ala Swedia bukan filosofi Zen-nya Jepang yang selama ini kusuka? πŸ™„ Alias kenyamanan dari barang-barang yang banyak dan a little bit messy, bukan harmoni dari barang yang sedikit…πŸ™„

I don’t know. Masih harus banyak belajar..

What do you think? πŸ˜€

27 Comments

  1. Mbaaaa percaya nggak kalau aku bilang, aku nungguin postingan mba? Hahaha senang akhirnya mba post tulisan baru.

    Kalau dilihat dari selera mba yang nggak suka messy dalam gaya memfoto (sok-soan banget sumpah πŸ˜‚πŸ˜‚) aku mikirnya mba itu tipe perseksionis berarti, yang semuanya itu harus well organized nggak boleh ada yang keluar jalur, rata-rata teman perempuanku begitu, harus rapi, bantal dia geser aja dia tahu, jadi jangan coba-coba pegang barangnya, karena dia bakal tahu apa yang berubah hahahhaha.

    Well, sebenarnya aku lebih suka yang messy mbaaaa, I love it apalagi yang ada tulisannya disamping foto itu. Yang nggak messy is okay juga, bagus elegant, but not so me, hahahhaha. Idiiiih so jadi Judge banget aku ya. Tapi itu beneran menurut aku mba.

    Happy weekday mba Phebie, semoga semakin sering upload hahahaha.

    • Terima kasih sudah menunggu mba Sovia.πŸ™‡πŸ»β€β™€οΈπŸ˜….huaa iya belakangan ini selain ada kesibukan di dunia nyata lbh banyakan moto daripada nulis. Tantangan saya kalau lg fokus nulis bisanya ya nulis aja moto ya moto aja..πŸ˜…πŸ˜‘ harus belajar multitasking lagi..

      Ahaha saya nggak sampai segitunya mba..aslinya nggak rapi2 banget tapi berantakan juga nggak πŸ˜…Beda kalau di ekspresi seni ga tau knp saya sukanya yg super neat. Untuk foto lain tergantung genre juga..

      Wuah kalau sampai bantal geser aja tau itu gimana ya..πŸ˜… mungkin temannya harus belajar lebih rileks…

      Iya gapapa mbak..selera setiap orang pasti beda 😁 itu seninya..

      Happy weekday juga mbak Sovia.

  2. Kak Phebie, apa kabar? Lama nggak lihat tulisan Kakak 😒 sama seperti Kak Sovia, aku juga menanti-nantikan tulisan Kakak πŸ₯Ί

    Kalau orang yang udah ahli fotografi, mau foto minimalis atau messy-pun tetap aja hasilnya bagus semuaaa 😍. Kalau dilihat dari foto yang Kakak pajang, aku malah lebih suka yang messy hahaha. Baik messy/minimalis, keduanya mempunyai tujuan yang berbeda menurutku. Kalau untuk menonjolkan sisi menggiurkan, aku akan pilih food photography yang unsurnya messy. Kalau untuk menonjolkan sisi keindahan, aku akan pilih yang minimalis hihihi.

    • Hi mbak Lia kabar baik πŸ˜…mba juga gimana kabar? Kmrn sedang bnyk fokus di RL, terima kasih lho sudah menanti…πŸ˜€

      Ya itu tepat sekali. πŸ˜†Kalau ingin bikin orang πŸ€€πŸ˜› harus fleksibel ada unsur messy supaya familiar..suasana meja makan gitu…

      Yang minimalis biasanya ok dilihat semacam di galeri seni.

      Makasih lagi masukannya mbak Lia πŸ˜€

  3. Samaaa, sudah lama nggak baca tulisan mba Phebie, jadi kangen hahaha bucinnya Life Essentially bareng Lia dan mba Sovia πŸ˜‚

    By the way, saya suka semua fotonya mba. All is gewd. Tapi terfavorit saya foto dessert ituuuu cakepp bangettt membuat saya ingin makan. Wk.

    Semangat terus mba Pheb, siapa tau nanti jadi master of maksimalis photography ugha, tambah predikat dari yang sebelumnya master of minimalis hahahahaha. Ohya, happy weekdays, mba 😍

    • Wahhh jadi terharu nih 🀩😫 πŸ˜… tenkyou tenkyou..mbak Eno dan kawan2. Semoga jd mkn rajin nulis no matter what..βœŠπŸ€œπŸ’£πŸ’₯

      Eh. Dessertnya ada dua lho diatas. Jd yang mana yaa..πŸ˜€ tart mini atau maksi?

      Makasih mbaa..hadew..itu gelarnya terdengar beratt bangetπŸ˜… hahaha saya mah bisa menguasai saja sudah syukur…

      Happy weekday juga mbak Eno 😎😁

  4. bagusssss phebie… semuanya bagus, tapi favoritku di foto pertama yg pesawat terbang dan terakhir karena bikin fotonya pasti effort bangettt…
    kayaknya menyoal foto produk, aku harus belajar dari phebie banget nih, bageuusss….

    pheb, kalo misalnya ga ada bahan tulisan mah gpp posting foto-fotonya aja, kuyakin stok fotonya banyak yg blm dishare di blog, yaaa…. kan?hehehe..

  5. pheby..nanya dong**maklum lah newbie…, setiap make kamera, card nya sering minta format terus, biasanya kalau pas mau dipindah ke PC, pake card reader, udahan dipindahin terus pasang lg ke camera ,sering minta format, yg parah kemarin, baru pasang ke card reader baru cek gambar mau pindahin ke pc, otomatis minta format-.-‘ card readernya bermasalah apa krn card nya aja. oot yaaa dikit, sayang bgt kemaren moto2 ga kesave semua-.-”

    • Biasanya sih masalah di card-nya mbak. Rusak atau bervirus. Coba diformatnya di komputer (jgn di kamera) supaya bersih, pakai card reader, ya. Jgn lupa datanya di save dulu. Atau kl ga bisa ditarik datanya pakai software yg mmg khusus memulihkan data hilang..

  6. Konsepnya bagus mbak phebie…hahahhaa
    aku kira awalnya beneran, tapi ternyata editan. Tapi ga masalah sih, itu juga masih nyaman untuk dilihat. Jujur, konsep dan ide fotonya bagus..hehhee
    Sudah cocok jadi tukang foto makanan kak πŸ˜€

Leave a reply (akan di moderasi dulu) πŸ˜‡