Libur Gadget

Beberapa waktu lalu saya berada dalam kondisi tidak bisa membuka gadget, karena tidak ada charger dan mustahil juga untuk mendapatkannya. Jadi alat dalam kondisi off.

Saya mulai menghitung-hitung dalam berapa menit bakal kena nomofobia. Satu..dua..

Kepikiran, bagaimana kalau ada yang penting dan butuh jawaban saat itu juga? Bagaimana kalau…

Dan puluhan “bagaimana kalau” lainnya..

Ya, itu bisa dipikirkan nanti. Toh, saya punya alasan.

Tenang…

Tahap satu sudah dilalui

Berikutnya kepala saya mulai memetakan, apa yang harus dilakukan berikutnya selama gadget dalam kondisi off. Terbentanglah plan A, B, C, dan lain-lain. Kemudian menyelesaikan apa yang bisa dikerjakan dalam keadaan seperti sekarang.

Bagus, berarti saya sudah mulai memasuki tahap acceptance (menerima keadaan). Kalau bahasa tingginya, ikhlas. Hahaha.

Tahap dua sudah lewat.

Kemudian saya memasuki..

Tahap tiga

…memasukkan permasalahan ke dalam laci. Dan fokus ke apa yang harus saya lakukan pada jam tersebut.

Hasilnya,,,

Tebak? Saya merasa lebih memiliki kekuatan dan fokus. Kok, damai sekali. Karena nggak ada beban untuk tiap jam harus melirik gadget atau ada rasa kepo intip- mengintip. Kan percuma juga. Semua ditunda sampai keesokan harinya.

Benar-benar wisata kecil.

Hikmah dari semua ini, jadi tahu posisi saya dalam dunia pergadgetan, ternyata saya belum seadiksi itu. Syukurlah.

Sepertinya saya harus sering-sering melakukannya. Hahaha. Faktanya tidak begitu buruk. ..

The heady feeling of freedom…

Sudah berapa lama saya tidak merasakan kedamaian seperti ini, mungkin sepuluh tahun lalu? Ketika hidup jauh lebih sederhana. Sayangnya tidak ingat lagi.

Saya mengajakmu untuk melakukannya sekali-kali, bagi yang merasa sudah tidak bisa lepas dari alat tersebut.

Amati dan setelah itu ceritakan, apa yang kamu rasakan…

Bagaimana, apakah kamu tertarik?

Gambar diambil dari dokumentasi pribadi, meme diambil dari giphy.com

10 Comments

  1. Saya sudah beberapa kali libur gadget. Sewaktu hp android saya dicopet orang, saya ganti hp yang hanya bisa telepon dan sms doang selama tiga bulan.
    Karena tuntutan pekerjaan harus punya gadget yang bisa segala macam.

    Tiap minggu kalau lagi jogging saya sengaja memutar lagu di gadget tapi sinyal gadget off. Itu masuk libur gadget gak, ya?

    salam

  2. aku bukan nomofobia, bahkan jauh dari itu tapi aku lagi khawatir beberapa bulan terakhir mulai sering banget buka gawai, dan bisa berjam-jam mainin medsos 🙁 Lagi mau ubah kebiasaan nih hiks

    • Hmm mungkin bisa pakai aplikasi pengingat online addiction atau bikin catatan kebiasaan (habit track) di buku tulis…

Leave a reply (akan di moderasi dulu) 😇