Gossip Girl

Aku punya kenalan yang kalau stress bawaannya selalu klik berita gossip. Dan ujung-ujungnya selalu ingin membahasnya denganku. Terakhir tentang kasus seleb G.

Padahal aku itu termasuk kudet banget kalau soal dunia pergossipan. Hah siapa G, P itu siapanya G. Kemudian tentang seseleb YouTube A yang putus dari artis A.

Dan akhirnya aku jadi dipaksa tahu tentang sesuatu yang sebetulnya aku nggak tertarik-tertarik amat. Karena ujung-ujungnya, ya terus kenapa? ๐Ÿ™„ Bukannya itu hal biasa yang terjadi di dunia..๐Ÿค”…#digetok๐Ÿคช

Saking kudetnya dulu, genks mainku bilang

“Lo kan cewek harusnya aware dikit lah sama gossip begini.”

Er? Excuse me…

Memang cewek identik dengan gossip ya? Enggak salah, tuh. Padahal mereka, cowok-cowok yang aku tahu, kalau sudah gossip lidahnya bisa sampai item kali saking dahsyatnya wkwkwk..

Tapi memang gossip itu sering dijadikan alat terapi juga bagi banyak orang. Seperti kasus kenalanku diatas. Stress, lalu terhibur setelah dengerin gossip. Dan banyak lagi kenalan, yang aku tahu memang punya banyak masalah keluarga, setiap kita kumpul-kumpul pasti dia yang nomor satu paling update soal gossip seleb ter-gres! Intinya selalu ngebahas masalah orang lain.

Mungkin rasanya seperti lega, begitu, ya. Masalah gue memang berat euy…tapi nggak seberat si seleb G atau A itu yang sampai segitunya. Ada semacam rasa bersyukur setelah membandingkan kehidupan kita.

Ternyata orang tenar dan punya segalanya pun bisa susah. Itu bikin kita melupakan masalah saat ini (walaupun yang bener seharusnya masalahnya dihilangkan๐Ÿคฃ).

Sebagai contoh, dulu saat ada hiruk pikuk tentang kerajaan halu, banyak yang minta supaya para pelaku jangan ditangkap dulu, supaya ada hiburan (bosen bahas masalah politik). Politik dan gossip memang topik yang saling berlomba-lomba minta perhatian.

Intinya mendengar gossip, bisa jadi hiburan dan pengalihan isu atas apapun.

Namun buat banyak seleb sifatnya simbiosis mutualisme, karena dengan digossipin maka namanya tidak tenggelam. Makanya seremeh apapun yang penting masuk berita.

Berarti ada, dong, orang yang kalau sudah stress banget bawaannya malah seperti adiksi kepada gossip? Ya. ada. Sama seperti semua orang yang pada dasarnya mau melarikan diri dari masalah dengan main game atau yang lain.

Aku sendiri pernah mencoba, saat stress baca-baca gossip, ingin ngerti cara temanku itu menghilangkan stress. Tapi yang ada aku malah makin stress dan sebel, karena saat baca aku jadi lebih ribet mematikan banyak pop up iklan, berkelit dari permintaan klik cookies, dan klik halaman yang dipanjang-panjangkan. Model TV ala YouTube apalagi, sama parah jebakan-jebakan batman-nya.

Ampun, deh, media gossip itu penghasilan iklannya luar biasa, ya ! Pantesan selalu ditaruh di slot premier di stasiun TV manapun.

Jadi, aku tetaplah pasrah jadi seorang yang kudet masalah pergossipan, karena selalu dengar kabar tergress dari orang lain dulu seperti diatas. Ya, menurutku praktis nggak ada cookies, iklan pop up, dan langsung to the point.

Kalaupun nggak suka gossipnya, kadang aku hanya mendengarkan saja lawan bicaraku, jadi bukan melulu karena tertarik kontennya. Tapi supaya mereka senang. Ya, hitung-hitung membuat orang melupakan masalah.

Mungkinkah kalau niatnya demikian aku malah mendapat pahala? Enggak tahu juga, hahaha…tapi ya itulah lika-liku dunia pergaulan…

Bagaimanapun orang kudet tetap dibutuhkan. Seseorang yang bisa mendengar cerita sampai ternganga dan berekspresi seakan tidak percaya apa yang terjadi di luar sana (ini mah kompor abis, ya :D)!

Kamu sendiri jadi orang yang pertama tahu berita atau belakangan tahu dari orang lain?

24 Comments

  1. Aku tahu belakangan dari orang lain juga, Kak ๐Ÿคฃ
    Mungkin efek dari tidak aktif di sosmed juga dibanding teman-temanku yang lain.
    Kadang dengan adanya gosip malah jadi pembuka pembicaraan di grup dan tetiba grup jadi ramai banget kalau udah membahas gosip ๐Ÿ˜‚. Biar gimanapun, memang manusia dan gosip sulit dipisahkan ๐Ÿ˜‚

    Anyway, aku juga kesal sih dengan web gosip yang seperti itu ๐Ÿ˜‚ dan mungkin karena banyak juga yang kesal karena terlalu banyak ads, halaman, dll, jadi hanya baca headlinenya aja dan kadang jadi misleading ๐Ÿ˜‚ dan hoaks.

    • Haha iya bener, seringkali gossip itu jadi trigger buat semua orang pada bicara kalau di grup-grup. Mau dibilang gimana juga, tetep aja itu laku ya mbak Lia..

      Nah itu juga sempat kepikiran sih kemarin, jangan-jangan orang tuh malas baca karena trauma click bait? #bikinteoribaru :))

  2. Kak Phebie, kalo aku sendiri nggak pernah sengaja cari tau gossip gitu. Taunya paling kalo berita gitu suka nyliwer di explore pencarian. Itu pun, kalo aku rasa dah click bait nggak akan aku buka.

    Aku malah nggak bisa relate aja mbuang stress dengan cara lihat gossip. Hahaha, it’s not me..

    • Hellooo mbak Syifana, makasih sudah berkunjung….:)

      Sudah terbiasa scan berita mana yang click bait ya. Jebakan batman yang bikin sebel itu. Saya juga bingung mba, karena lihat gossip yang ada malah jadi ribet sendiri urusan printilan nggak berhubungan wkwk…

  3. Sama Mba.. Saya juga kalau baca portal berita langsung buru-buru klik ke bagian Teknologi. Atau sains mungkin… Biar nggak terjebak dalam bayang-bayang pertikaian yang terjadi. Apalagi kalau udh menyangkut soal yg berhubungan sama SARA. Saya lebih milih diam dan skip karena saya sadar itu bukan ranah saya buat berargumen.. Biarlah mereka dengan pikiran mereka masing-masing. Masalah kehidupan saya udh cukup rumit, nggak kebayang kalau harus ikut-ikutan pusing mikirin hal lain.. haha
    Bukannya bermaksud Apatis tapi kalau nggak masuk ke ranah saya, So I dont have anything to say…

    • Hi, mas Bayu…sukanya teknologi dan sains, ya. Kalau di portal berita biasanya sih yang bertikai di kolom komentar. Tapi saya sudah nggak anggap itu opini murni karena sekarang sudah banyak trend buzzer jadi biarlah…

      Betul, mikirin hidup kita aja sudah rumit ya wkwkwk

  4. taunya kalau lewat di tl twitter, krn ga ngikutin TT indonesia, ikutin TT lokal sini, jadi suka nebak2 ada apa gerangan, macam yg buka hijab itu..hahah jujur aja ga tau siapa orgnya, kadang buka ฤฐG tuh sering banget berita artis di feed entah lah itu bahas sinetron yg lg rame atau biduan berjilbab yg dijodoh2in..cuma lewat dan ga tertarik klik, lbh fokus nyari bahasan drama terbaru spoiler2nya krn hiburan sendiri drpada ikutin gosip artis indonesia, ga ada terapi2nya ngikutin gosip artis, mending spoiler drama yang lucu2 biasa adegan2 lucu yg di capture lbh menghibur sih baru terapi stress versi saya.

    • Ohya, biasanya gossip itu simpang siur di TT karena yang kita follow nge-like…

      Untungnya di feed IG saya nggak ada berita artis sama sekali, kering kerontang wkwk…banyakan foto cakep-cakep saja yang memang sesuai selera.

      Spoiler drama bisa menghibur ya…terutama bagi penggemar cerita drama ๐Ÿ˜€

  5. sudah tahu berita tentang seleb G, tahunya juga dari twitter. Tapi ga ngikutin lagi hingga akhirnya jadi tersangka. Tapi yaa tetap ga ikut mengikutinya..hahahaha
    sebisa mungkin aku menghindari berita gosip kak. sama kayak kak phebie. Males juga ngurusin hal-hal kayak gitu. Apalagi selalu diselipin dengan drama-drama ala orang indonesia…hahhahaha

  6. Saya termasuk kudet kalau soal gossip artis etc, mba Phebie ๐Ÿ˜†

    Dan nggak pernah release stress dengan baca gossip, yang ada tambah stress hahahahahaha, kadang nggak tau apa-apa itu justru lebih peaceful daripada tau banyak hal ๐Ÿ˜‚ Apalagi jika tau banyak halnya menyangkut gossip. However, meski begitu, saya tetap baca sekilas judulnya semisal terlihat saat saya sedang baca news atau blog teman yang kebetulan bahas info-info viral ๐Ÿ˜ Karena banyak gossip yang isi gossipnya sudah terpampang di judul meski kadang clickbait hahahaha, jadi nggak minat klik buat baca isi kontennya seperti apa ๐Ÿ™ˆ

    Eniho, happy new year mba Phebie, semoga semakin banyak tulisan kece lahir di blog ini ๐Ÿ˜ Yaaaaaaay!

    • Toss, mbak Eno. Yang ada malah tambah stres..wkwk…
      Hahaha akhirnya baca judul saja yang kemungkinan click bait. Jadi ingat sebuah koran yang dari judulnya saja kita sudah tahu isinya apa. Hahaha..

      Happy New Year juga mbak Eno, terima kasih doanya. Semoga mbak Eno makin semangat ngeblog and tambah kece juga tulisannya yah..

  7. Saya kayaknya tahu ga duluan, tapi ga belakangan juga, mba… Apa yang muncul di TL aja. Itu juga kalau nggak tertarik biasanya saya mute aja.

    Walaupun bukan hal yang baik, entah kenapa kayak manusiawi sekali kalau pas lagi susah, terus jadi sedikit terhibur saat melihat ada yang lebih susah. IMO itu sebenernya hal yang menyedihkan. Tapi… ya gitu, sih… ya gimana, atuh? ^^”

    Mungkin mba Phebie tau atau pernah baca analisis secara psikologisnya?

    • Hai, mbak Hicha. Kalau bahas psikologi gossip mungkin bisa satu bab sendiri kali ya. Ada yang mengaitkannya dengan kemampuan seseorang untuk bersosialisasi, membangun awaraness tentang perilaku manusia, hingga self-reminder atas norma sosial yg berlaku.Tidak melulu negatif, sebetulnya. Atau mungkin seperti reply mas Agung, bahan analisa dari sisi keahlian msg2.

      Bukan melihat konten tapi bagaimana menyikapi gossip.

      Yang jelas, di medsos memang kelihatan banget seperti “schadenfreude” (susah lihat orang senang, senang lihat orang susah).

  8. Saya juga tidak suka gosip, apalagi karena sering menjadi bahan gosip. Gini-gini nama saya cukup tercemar dan sering menjadi bahan gosip yang kurang baik. Hehe.

    Tapi, karena saya belajarnya hukum, kadang saya membaca kasus hukum yang menimpa selebriti juga. Terbaru tentu saja kasus yang menjadi perdebatan, kenapa Gisel menjadi tersangka dalam kasus video dorinya yang beredar di dunia maya.

    Padahal tak seharusnya ia terjerat hukum.

    Dari sudut pandang itu, kadang saya jadi terseret untuk membaca kisah dia yang lain di luar kasusnya, seperti kisah pernikahannya yang dulu dengan Gading, dsb. Hehe.

    Tapi ya tidak terlalu mendalam. Kalau sudah terlalu jauh mengulik urusan pribadi orang, sekalipun dia public figure, saya langsung membatasi diri untuk tidak perlu tahu sejauh itu.

    • Hahaha…mas Agung beken ya. Biasanya yang digosipin ituh beken di circle, loh. :))

      Akhirnya ada orang hukum. Ya, saya juga terus terang merasa aneh, mas. Sebetulnya di lihat dari sisi manapun dia itu nggak perlu sampai dihukum sampai segitunya. Apa yang menyebabkan segala berita tentang dia harus di blow up? Apa untuk mengalahkan berita yang lain, berita apa? Menurut mas Agung sendiri bagaimana?

      Betul, setuju, kasihan benar ya …

  9. Aku sebetulnya udah lama ga ngikutin berita gosip-gosip gitu soalnya kupikir ada hal-hal lain yang lebih penting.
    tapi…. selalu otomatis terupdate karena istri suka nyerita dengan sendirinya soal si A dan si B. aku mah iya iya aja,

    bahkan suka heran, seleb tertentu punya masalah ini padahal itu masalah emang biasa terjadi sama manusia lainnya? jadi kayaknya wajar aja, apa anehnya sih…?

    Aku lebih suka ga tau banyak kalo soal begituan, mending ngikutin tulisan-tulisannya lifeEssentially.net aja. lebih bermanfaat ๐Ÿ˜€

    Hore..
    selamat tanggal 2 Januari 2021 hehe

    • Berarti dari orang lain tahunya ya mas Ady ๐Ÿ˜ reaksi kita sama tuh jadi pendengar

      Mungkin buat beberapa orang itu jadi cara supaya ada topik pembicaraan ๐Ÿ˜€

      Yay. Kamsia๐Ÿ˜€๐Ÿ˜…..semoga bisa dpt manfaat dari sini ya. Selamat tanggal 2 Januari 2021 juga #barubangunhibernasi๐Ÿคฃ

  10. Hi Phebie,
    Happy new year! Akhirnya mampir ke rumah maya mu. Aku tim kudet yg selalu tau berita gosip belakangan ๐Ÿ™‚

    Gosip itu jadi komoditi berharga di negara kita, liat aja akun2 gosip itu pengikutnya bisa miliaran ya. Plus budaya bangsa kita yg suka bergunjing, klop deh hehe.

    • Happy New Year, mbak. ๐Ÿ˜€ Terima kasih sudah mampir..

      Betul, gosip itu saking berharganya nyaris ada di semua kanal dan platform. Hahaha iya kita di kultur timur memang masih sangat komunal makanya ada demand ada supply deh ๐Ÿ˜

Leave a reply (akan di moderasi dulu) ๐Ÿ˜‡