Cewek Gila Bola?

Cewek Gila Bola?

Topik Malam Minggu ke-3.

Walaupun belakangan ini lebih sering diselingi siapa pemain yang kena COVID-19, berita-berita sepak bola tidak pernah sepi. Pertandingan juga tetap berjalan dengan protokol ketat. Mungkin yang membedakan adalah jumlah penonton di lapangan.

Aku ingat, nonton pertandingan bola itu asyiknya memang  beramai-ramai dengan genks. Apalagi jika ditambah minuman ringan dan cemilan-cemilan enak. Jika pihak yang kita dukung menang, itu akan jadi momen banget.

Pada dasarnya aku senang semua yang berbau permainan olahraga kompetisi, apalagi kalau sudah ngerti dan tahu aturan mainnya. Tapi yang berbau sepak bola ini, jujur saja pertimbangannya agak banyak.

Sederhana. Karena kalau jadi gila bola dan kita tinggalnya di Indonesia, nonton siaran langsung liga-liga suka harus bergadang (tipe orang yang males nonton siaran ulang, siaran ulang itu untuk analisa). Kecuali pertandingannya di Australia atau di Asia. Aku kalau bergadang, badan seperti menagih-nagih hutang yang harus segera dilunasi. Besoknya suka ketiduran dimana-mana. Nggak lucu kan kalau kedapatan bobo cantik di tempat kerja, di mall atau saat berhenti di perempatan lampu merah.  Apalagi kalau punya anak. Duh…

Tapi kalau lagi momen yang gede-gedean bola, aku OK saja ikut arus. Karena semua orang juga euforia. Tanpa pandang kasta, mau itu Boss, suami, dan semua pelaku kehidupan. Ini baru enak, bisa dipastikan ketika begadang lalu telat atau suka ketiduran, semua maklum. Lha, para petingginya juga baru tidur jam tiga pagi, kok.

Kawan-kawan cewekku kebanyakan nggak terlalu euforia banget soal bola.

Bisa dimengerti. Cowok sudah biasa main bola sejak kecil, jadi menonton bola selain hobi kadang juga bagian dari mengenang masa kecil yang indah. Jaman modern ini cewek  mulai menggemari bola, namun umumnya cewek sedikit yang suka permainan kompetisi agresif (lebih suka yang lebih banyak bekerja sama), sehingga mayoritas dunia sepak bola masih di dominasi cowok.

Tentu saja selalu ada perkecualian. Cewek-cewek yang gila bola.

Dalam pengalamanku mereka ini terbagi dua kategori :

  1. Suka bola karena memang tahu aturan mainnya.
  2. Suka karena pemainnya ganteng

Kawan-kawan cewekku yang gila bola paling banyak tipe nomor dua.

Ngertinya cuma bola digiring dioper-oper dan harus masuk ke gawang. Udah. Sisanya habis membicarakan SIAPA yang lagi disorot. Kalau ada pemain ganteng langsung fangirling.

Lalu kenapa ada nomor satu?

Karena aku pernah ketemu kasus langka, kenalan cewek yang gila bola karena permainannya. Garis keras lagi. Namanya R.  Anaknya cantik banget. Dandan.  Kalau kita liat sekilas, mirip tipe-tipe cewek yang begitu buka youtube pasti nyarinya chanel tutorial make up. Nggak ada yang nyangka sukanya nyari saluran bola.

Apa? Jadi dia nggak suka pemain ganteng?

Ya, sukalah, namanya juga cewek. Tapi seganteng apapun, kalau di lapangan suka tantrum dan melempem, bakal out of her list.

Cowok-cowok yang mau coba PDKT sama dia aku peringatin, jangan coba-coba membual dan ngetes pengetahuan bola dia. Dijamin keok dan saham kamu langsung anjlok. Karena dia tahu setiap detail permainan sekaligus strategi-strateginya.

R ini pernah jadi presenter olahraga, tebakanku, sih, apalagi kalau bukan bola.Sayang aku nggak pernah nonton kegilaan dia saat beraksi di layar kaca. Mungkin bisa sampai naik meja seperti Lee Jordan di  buku Harry Potter.

Banyak sebab seorang cewek jadi gila bola dalam arti sesungguhnya, tahu aturan main sampai intrik-intrik persepakbolaan. Biasanya erat dengan pengalaman masa kecil juga, misal :

  • Sering diajak ayahnya nonton bola dan diajarkan caranya.

  • Suka olah raga kompetisi yang agresif dan saat kecil ada fasilitas yang menyediakan itu.

  • Berteman dengan rata-rata cowok yang suka bola.

Aku tipe cewek yang nomor berapa, suka karena permainannya atau pemain yang ganteng? Nggak dua-duanya. Karena alasan yang awal-awal kutulis diatas. Buat aku enjoying moment kebersamaan saat nonton bareng pertandingan bola  lebih penting.

Dan pengalaman nonton sepak bola barengku banyak yang berkesan, baik di dalam dan di luar negeri (kebetulan aja pas ada piala apa gitu aku sedang disana).

Yang aku ingat saat itu  orang-orang sekota sampai turun ke jalan karena tim negaranya menang. Wah, momen banget, tuh. Orang pada nyanyi-nyanyi. Pemilik restoran kasih minum gratis ke tamu. Euforia menang bola memang bisa bikin satu negara naik indeks kebahagiaannya dalam sehari.  Jadi sejarahnya  jaman dulu orang di negara itu suka sekali perang dan nonton gladiator. Haus darah. Nah. Dijaman beradab ini satu-satunya tempat untuk memuaskan semangat bertarung dan bertanding warisan nenek moyang, mungkin sepak bola kali ya. Taruhan bisa gila-gilaan. Kalau kalah, orang-orang bisa manyun sampai beberapa hari. Seperti tragedi tujuh turunan.

Kadang kalau sebuah pertandingan bola mendekati klimaks yang kelewat serius, semua orang suka jadi gelisah sendiri. Gemas. Apalagi yang dari awal skornya masih 0-0 dan terancam adu penalti. Di saat-saat seperti itu aku suka banget gangguin suami, apa gunanya nonton satu bola yang diperebutkan sampai segitunya. Kan tinggal bagi-bagi bola. Masing-masing satu. Semua senang, semua menang. Biasanya aku langsung diceramahi.

Jadi girls, apakah kamu suka bola dan bila iya tipe nomor berapa? Boys, apa pendapatmu tentang cewek yang suka bola?

Gambar : pixabay.com